Perayaan Imlek 2026, FKUB Turut Hadir di Vihara Bhumi Pharsjia Cianjur

Cianjur – Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Vihara Bhumi Pharsjia berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Sejumlah tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cianjur turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kerukunan dan toleransi antarumat beragama.

Kehadiran FKUB dalam perayaan tersebut menjadi simbol kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk. Umat Buddha dan warga keturunan Tionghoa melaksanakan ibadah dan doa bersama, sementara perwakilan tokoh agama lain hadir memberikan ucapan selamat dan dukungan moral.

Suasana Khidmat dan Penuh Kebersamaan

Sejak pagi, vihara dipenuhi umat yang datang untuk bersembahyang. Lampion merah dan hiasan khas Imlek memperindah area vihara. Aroma dupa dan lantunan doa menciptakan suasana yang tenang dan sakral.

Perwakilan FKUB menyampaikan bahwa perayaan keagamaan seperti Imlek merupakan bagian dari kekayaan budaya bangsa yang harus dijaga bersama. Kehadiran lintas agama di vihara dinilai sebagai pesan kuat bahwa perbedaan tidak menjadi penghalang untuk saling menghormati.

“Kami hadir sebagai saudara, bukan sekadar tamu,” ujar salah satu pengurus FKUB.

Pesan Toleransi dan Kerukunan

Dalam sambutannya, pengurus vihara menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan FKUB. Mereka berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya saat perayaan hari besar keagamaan.

Perayaan Imlek di Cianjur juga menjadi momentum memperkuat dialog antarumat beragama. Dalam konteks keamanan publik, kehadiran tokoh lintas agama membantu menciptakan suasana kondusif dan mencegah potensi kesalahpahaman.

Dukungan Aparat dan Pengamanan

Aparat keamanan turut melakukan pengamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Pengamanan dilakukan secara humanis untuk memastikan umat dapat beribadah dengan tenang.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama menjaga stabilitas dan ketertiban di ruang publik, terutama saat perayaan keagamaan yang melibatkan banyak peserta.

Imlek sebagai Ruang Bersama

Bagi masyarakat Cianjur, Imlek bukan hanya perayaan komunitas tertentu, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial yang saling terhubung. Warga sekitar turut merasakan kemeriahan dan suasana hangat yang tercipta.

Kehadiran FKUB di Vihara Bhumi Pharsjia memperlihatkan bahwa toleransi tidak berhenti pada slogan. Ia hadir dalam tindakan nyata—datang, menyapa, dan berdiri bersama dalam suasana saling menghormati.

Perayaan Imlek 2026 di Cianjur pun menjadi pengingat bahwa kerukunan tumbuh dari kehadiran dan empati, serta komitmen bersama menjaga harmoni di tengah keberagaman.

admin

admin